Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air dan Komponennya

  • 2 min read
  • Mar 31, 2022
Cara Kerja PLTA dan Komponennya

Enjintuls.com – Apa yang terjadi ketika air menyentuh sebuah komponen elektronik bemuatan listrik? Tentu saja, komponen elektronik tersebut akan rusak. Hal ini biasa terjadi, misalnya ketika seseorang lalai sehingga membuat handphone miliknya tercebur ke air dan menjadi rusak.

Meski begitu, Anda juga sudah pernah dengar bahwa dengan bantuan air, banyak rumah mendapatkan pasokan listrik yang berlimpah. Ya, pasokan air yang berlimpah dapat menjadi sumber listrik bagi banyak rumah karena ada peran waduk atau bendungan air.

 

Tujuan Pembuatan Waduk pada Pembangkit Listrik Tenaga Air

Pada dasarnya, pembangkit listrik tenaga air atau PLTA membutuhkan air yang bergerak sehingga bisa menggerakan turbin dan menghasilkan listrik melalui generator yang tersambung dengan turbin. Lantas, mengapa harus membangun waduk?.

Waduk berfungsi sebagai penyimpan tenaga. Dengan adanya waduk, maka akan mencegah terjadinya kelangkaan arus air. Semakin terjaganya pasokan dan aliran air, maka semakin terjaga pula pasokan listrik.

Selain itu, semakin besar arus air yang menabrak turbin, maka akan semakin besar juga arus listrik yang dihasilkan. Dan dengan begitu, semakin banyak juga orang yang menerima manfaat dari Pembangkit Listrik Tenaga Air ini.

 

7 Komponen Mesin PLTA

Apa saja komponen yang tersimpan di dalam mesin pembangkit listrik tenaga air?

Bendungan Air

Ada banyak pembangkit listrik tenaga air yang menggunakan bendungan sehingga menjadi waduk yang besar. Selain menjadi sumber pembangkit listrik, bendungan juga kadang kala menjadi tempat wisata yang menarik, seperti Wisata Bendungan Air Nipis yang ada di Bengkulu.

Intake

Intake adalah semacam gerbang atau pintu yang memungkinkan air tertahan atau mengalir. Saat intake dibuka, air akan tertarik ke dalam melalui penstock lalu ke turbin sehingga turbin bisa bergerak karena derasnya aliran air.

Turbin

Nah, saat intake dibuka dan air mengalir hingga menabrak turbin, maka turbin akan bergerak. Sebuah turbin akan dipasang dengan sebuah generator di atasnya.

Generator

Sewaktu air menabrak turbin sehingga itu berputar, maka rangkaian magnet yang ada di dalam generator akan ikut bergerak juga. Magnet tersebut sangat besar dan akan berputar melewati kumparan tembaga sehingga menghasilkan arus listrik bolak-balik (AC) dengan menggerakan electron.

Transformer

Seperti namanya, bagian ini bertugas untuk mengubah arus AC menjadi arus listrik dengan tegangan yang tinggi.

Saluran Listrik

Dari namanya saja sudah jelas, bahwa bagian ini bertugas untuk mengalirkan listrik ke penjuru rumah atau bangunan yang membutuhkan. Di dalam alat ini terdapat 4 kabel, yaitu 3 kabel untuk mengalirkan listrik dan 1 kabel sebagai ground.

Aliran Keluar

Setelah air mengalir dan menggerakan turbin, maka air tersebut akan dialirkan ke luar menggunakan pipa yang disebut juga tailraces. Dari situ air tersebut akan masuk kembali ke hilir sungai.

Proses tersebut terjadi secara berputar sehingga menciptakan siklus pergerakan air yang mampu memberikan pasokan listrik yang berlimpah bagi bangunan di sekitar bendungan.

Demikianlah artikel kami tentang cara kerja dan komponen dasar Pembangkit Listrik Tenaga Air. Intinya, semakin besar tenaga air, maka semakin besar aliran listrik yang dihasilkan. Dan pembangunan bendungan atau waduk raksasa akan menjaga agar pasokan air tersebut tetap besar.

Nantikan artikel kami yang selanjutnya.

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *