Jenis Mesin Las Listrik

  • 5 min read
  • Jan 10, 2022

harga mesin las, las listrik, mesin las, mesin las listrik, mesin las terbaik, mesin welding, welding, welding machine, welding set 1 comment
Hallo sobat NLG semoga sehat dan tetap semangat yaa. Kali ini kami akan buat artikel tentang jenis mesin las listrik. Disini kita akan bahas tuntas mengenai jenis-jenis mesin las. Dan pastinya harus kalian ketahui berbagai macam mesin las sebelum memilih mesin las yang cocok untuk kalian pakai. Dalam memilih mesin las terbaik perlu juga mengetahui jenis las untuk kebutuhan pekerjaan yang akan kalian butuhkan.

Jika melihat fungsinya pada awalnya mesin las listrik ini hadir dalam ukuran-ukuran mesin yang terbilang cukup besar. Terutama di berbagai proyek besar yang biasanya menggunakan material pendukung yang pastinya lebih tebal dan juga besar. Dalam 10 tahun belakangan ini mesin las banyak mengalami transformasi. Tidak hanya dalam bentuknya. Teknologi yang diterapkan dalam las listrik juga mengalami perbaikan yang lebih bagus lagi.

Jenis mesin las saat ini beda banget nihh sobat NLG, dibanding mesin-mesin las terdahulu yang biasanya menggunakan ukuran yang besar dan terbilang cukup berat. Pada jaman sekarang banyak mesin las telah hadir dipasaran. Dalam ukuran yang lebih kecil dan mudah digunakan. Dengan tipe ampere/voltase yang bervariasi. Tentunya hal tersebut mempermudah kalian. Jika hanya membutuhkan mesin las dengan kapasitas yang tidak terlalu besar.

JENIS MESIN LAS

Okke lanjut sobat NLG, seperti yang kita ketahui bersama. Prinsip kerja mesin las adalah proses penyambungan dua bagian logam dengan memanfaatkan panas pada busur listrik. Untuk mesin las itu sendiri berfungsi sebagai alat yang mengatur arus litrik yang keluar. Arus ini kemudian yang di gunakan untuk pengelasan. Dalam setiap merk mesin las itu sendiri pastinya mempunyai berbagai macam jenis mesin las listrik.

Jenis mesin las dalam kategorinya, dapat di bedakan menjadi 3 jenis las listrik bedasarkan arus yang digunakannya. Kami akan jabarkan beberapa jenis mesin las listrik yang biasa dijual dipasaran. Berikut dengan kelebihan dan kekurangannya, yaitu antara lain:

MESIN LAS LISTRIK ARUS BOLAK BALIK (AC)

Mesin las AC adalah jenis mesin las yang menggunakan transformator (trafo) sebagai sumber nyala pada busur listriknya. Secara teknis nya jenis mesin las listrik ini menggunakan trafo sebagai media. Untuk merubah arus listrik yang diterimanya. Menjadi arus listrik bolak-balik. Atau biasa disebut dengan arus AC. Dikarnakan arus listrik AC dari PLN memiliki tegangan yang tinggi. Dibandingkan dengan kebutuhan pengelasan yg berkisar antara 55 Volt sampai 85 Volt. Maka membutuhkan trafo penurun tegangan.

Dalam kinerjanya trafo akan berfungsi mengubah tegangan arus listrik. Yang biasanya masuk lebih tinggi dari kebutuhan. Menjadi tegangan yang sesuai. Dan bisa digunakan pada mesin las itu sendiri. Untuk memaksimalkan kinerjanya. Biasanya jenis trafo las ini menggunakan daya yang cukup besar. Disebabkan oleh tingginya kebutuhan daya listrik yang digunakan. Untuk mencairkan logam dan elektroda di dalam proses pengelasan.

Kelebihan dari mesin las arus bolak balik (AC), antara lain:

mesin-las-harga-lebih-murah
Harganya Lebih Murah
Komponen perlengkapan pada mesin las listrik AC terbilang lebih murah. Karna itu menyebabkan harga unitnya pun lebih murah dipasaran. Dan perawatan relatif lebih murah.

mesin-las-kabel-bisa-ditukar
Kabel Bisa Ditukar
Jenis mesin las ini tidak masalah jika posisi untuk pemasangan stang las elektroda ( + ) dan stang massa ( – ) tertukar sekalipun. Dikarnakan tidak berpengaruh dengan hasil kerja.

jenis-mesin-las-listrik-busur-api-kecil
Nyala Busur Listrik Kecil
Nyala busur listik di mesin las listrik AC ini terbilang kecil. Sehingga bisa mengurangi terjadinya keropos pada bagian rigi-rigi las. Membuat hasil lasan lebih kuat.

Kekurangan dari mesin las arus bolak balik (AC), antara lain:

mesin-las-jenis-logam-las-terbatas
Jenis Logam Las Terbatas
Media pengelasan pada mesin las listrik AC. Tidak bisa digunakan untuk semua jenis logam. Ada keterbatasan pengelasan. Untuk medianya itu sendiri.

mesin-las-jenis-elektroda-terbatas
Jenis Elektroda Terbatas
Jenis elektroda yang dipakai dalam pengelasan. Pada mesin las listrik AC sangatlah terbatas. Jadi tidak semua jenis elektroda bisa dipakai untuk jenis las listrik ini.

listrik-kurang-stabil
Kurang Stabil
Nyala busur listrik pada mesin las listrik AC ini kurang stabil. Atau berfluktuasi akibat arus listrik ditempat tidak stabil. Sehingga membuat arus las nya turun naik.

Mesin las jenis AC paling sering dipakai untuk pengelasan SMAW (shielded metal arc welding) dan GTAW (gas tungsten arc welding). Pada umumnya untuk mesin las jenis ini. Media yang digunakan yaitu alumunium dan stainless steel.

MESIN LAS LISTRIK ARUS PARALEL (DC)

Mesin las DC adalah jenis las listrik yang menggunakan arus paralel untuk menghasilkan daya. Pada umumnya berasal dari sebuah dinamo motor listrik yang searah. Dinamo ini dapat digerakan oleh motor diesel, motor listrik, motor bensin dan lain-lain. Jenis mesin las listrik ini memerlukan suatu alat yang berfungsi. Untuk merubah arus menjadi arus paralel yang dapat digunakan. Sebagai penyearah arus (rectifier).

Rangkaian rectifier ini pada umumnya menggunakan dioda dalam komponen utamanya. Dikarnakan dioda memiliki karakteristik yang hanya melewatkan arus listrik ke satu arah. Dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Untuk pengertian dioda adalah komponen elektronika yang dapat menghantar arus listrik ke satu arah saja. Jadi dalam prakteknya rectifier (dioda) difungsikan untuk merubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus paralel (DC).

Jenis mesin las listrik ini mempunyai 2 polaritas yang berguna. Untuk menyesuaikan kedalaman pengelasan. Terhadap ketebalan benda kerja. Penempatan polaritas tersebut antara lain sebagai berikut:

jenis-mesin-las-listrik-DCEN
DCEN (Direct Current Elektroda Negativ)
Tang las berada di polaritas (-) dan untuk tang massa berada di polaritas (+). Jika seperti ini 2/3 panas berada pada base metal biasa digunakan untuk pengelasan root dan plat tebal diatas 8mm. Berfungsi agar penetrasi dapat dimaksimalkan, karena panas lebih besar ada di media kerja dan lebih mudah tergerus.

jenis-mesin-las-listrik-DCEP
DCEP (Direct Current Elektroda Positif)
Tang las berada di polaritas (+) dan untuk tang massa berada di polaritas (-). Jika seperti ini 2/3 panas berada pada elektroda. Biasa digunakan untuk pengelasan filler, capping dan juga dapat digunakan untuk pengelasan plat tipis. Dengan tujuan menghindari panas yang berlebih. Juga dapat mengakibatkan plat menjadi bolong.

Kelebihan dari mesin las arus paralel (DC), antara lain:

jenis-mesin-las-listrik-nyala-api-stabil
Nyala Busur Listrik Stabil
Mesin las arus paralel (DC) nyala busur listrik lebih stabil di bandingkan dengan mesin las arus bolak-balik (AC). Dan pekerjaan pun jadi lebih maksimal. Juga tentunya bisa diandalkan.

jenis-mesin-las-listrik-bisa-semua-jenis-kawat-las
Bisa Semua Jenis Elektroda
Jenis mesin las arus paralel (DC) bisa memakai semua jenis elektroda atau kawat las. Dan pastinya bisa dipakai untuk berbagai media baik itu besi, baja, stainless steel, dan lain sebagainya.

las-listrik-bisa-las-tipis
Bisa Untuk Las Tipis
Mesin las ini bisa dipakai mengelas plat-plat yang tipis. Dikarnakan nyala busurnya stabil. Maka membuat jenis mesin las ini. Banyak dipakai oleh welder yang sering mengelas plat yang tipis.

las-listrik-mudah-digunakan
Mudah Digunakan
Untuk mesin las arus paralel ini banyak sekali peminatnya. Karna sangat mudah digunakan dan lebih fleksible. Sehingga banyak yang memakai mesin las jenis ini.

las-listrik-tidak-berisik
Tidak Berisik
Pada umumnya pada jenis mesin las lainnya terbilang cukup berisik saat digunakan. Berbeda dengan jenis mesin las DC ini. Karena suaranya tidak terlalu bising atau berisik.

Kekurangan dari mesin las arus paralel (DC), antara lain:

kabel-las-tidak-bisa-di-tukar
Polaritas Berbeda-beda
Untuk jenis mesin las ini memiliki polaritas yang berbeda. Sehingga tidak bisa digunakan pada kutub sembarangan. Karna bisa mempengaruhi hasil las.

Pada umumnya mesin las jenis DC ini. Media yang digunakan yaitu besi, baja, dan stainless steel. Untuk tebal atau tipis media yang akan di las dapat disesuaikan dengan pengaturan besar ampere.

Baca juga:

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MESIN LAS PLASMA CUTTING DAIDEN CUT 40

MESIN LAS LISTRIK GANDA (AC-DC)

Mesin las ACDC adalah mesin las listrik ganda. Tipe mesin las ini pastinya sudah bisa digunakan dengan dua arus yang berbeda sekaligus. Sesuai dengan namanya jadi bisa di fungsikan menjadi mesin las arus searah dan mesin las arus bolak-balik. Karna mesin las listrik ganda sendiri sudah dilengkapi dengan transformator (trafo) satu frasa dan juga sebuah alat perata dalam satu unit mesin. Tentunya membuat mesin ini bekerja dalam dua sistem.

Pada arus bolak-balik mesin ini diambil dari lilitan sekunder. Pada trafo las yang menggunakan regulator arus di dalam unit mesinnya. Sedangkan pada arus searah diambil. Dari unit perata arus yang terpasang di dalam unitnya. Untuk saat ini sudah banyak terdapat model digital pada mesin las listrik ganda yang tentunya. Lebih memudahkan kalian dalam mode pengaturannya.

Mesin las ganda (AC DC) merupakan tipe yang umum diterapkan. Pada arus paralel (DC) dan arus bolak balik (AC). Mesin las jenis ini sering digunakan. Untuk bengkel-bengkel yang mempunyai jenis pekerjaan yang bervariasi, sehingga tidak perlu mengganti mesin las untuk pengelasan yang berbeda.

Related Post :

One thought on “Jenis Mesin Las Listrik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *