Inilah Fungsi Pulser, Bagian Kelistrikan pada Motor yang Jarang Diketahui

  • 2 min read
  • Aug 26, 2022
Fungsi pulser

Enjintuls – Agar dapat bergerak, motor memiliki banyak sekali komponen. Selain terdiri dari mesin, motor juga memiliki bagian kelistrikan. Apa yang terlintas dalam benak Anda ketika membayangkan kelistrikan pada motor?

Bisa jadi Anda akan membayangkan bagian aki. Memang benar, namun aki bukanlah satu-satunya bagian kelistrikan pada motor. Terdapat bagian lain bernama pulser yang jarang orang dengar. Nah, apa itu pulser dan apa saja fungsi pulser pada motor?

Pengertian Pulser

Secara singkat, pulser adalah suatu bagian motor yang berfungsi dalam menentukan waktu yang tepat kapan Transistor Control Ignition (TCI) dan Capacitor Discharge Ignition (CDI) mematikan listrik.

Pulser terbuat dari besi yang memiliki kandungan magnet dan dililit oleh jenis kawat tembaga khusus. Pulser memiliki ujung yang menempel pada logam kemudian ditarik secara berulang. Hal itu menimbulkan aliran listrik yang berguna untuk motor menyala.

Kekuatan aliran listrik yang dihasilkan oleh pulser dapat diukur menggunakan Avometer.

Fungsi Pulser

Karena pulser terdiri dari besi dengan kandungan magnet yang dililit oleh kawat tembaga, maka pulser mampu menentukan kapan listrik akan dialirkan. Keberadaan pulser juga bisa mendeteksi posisi piston pada motor dan pick up magnet.

Fungsi pulser adalah membantu terjadinya pengapian di dalam mesin pada busi sehingga motor dapat digunakan. Sistemnya adalah dengan mengalirkan listrik ke bagian CDI dan TCI. Menentukan timing yang pas saat proses pengapian merupakan kemampuan dari pulser tersebut.

Jenis Pulser

Dengan melihat besarnya fungsi pulser, maka bagian ini wajib ada pada motor. Setidaknya terdapat dua jenis pulser yang ada saat ini, yaitu pulser positif dan negatif. Berikut penjelasannya.

Pulser Positif

Pulser motor positif adalah ketika bagian paling ujung depan tonjolan magent melewati pulser, maka akan menghasilkan pulser positif.Pulser positif pun juga dibagi dua, yaitu pulser positif B yang dimanfaatkan untuk RPM menengah ke atas dan pulser negatif A yang digunakan saat RPM menengah ke bawah.

Pulser Negatif

Pulser negatif merupakan kebalikan dari pulser negatif. Pulser negatif terjadi ketika tonjolan magnet melewati pulser.

Demikianlah artikel kami mengenai pulser motor. Nantikan artikel kami selanjutnya.