Kenali 5 Fungsi Piston pada Kendaraan Anda

  • 2 min read
  • Jan 16, 2022

Fungsi piston sangat beragam yang tentunya berguna untuk sistem kerja mesin mobil. Mungkin AutoFamily belum mengenal apa itu piston dan fungsinya. Padahal tanpa adanya kinerja piston yang baik, mobil milik AutoFamily tidak akan bisa dikendarai dengan nyaman. Untuk mengenal fungsi piston lebih dalam, simak rangkumannya di bawah ini.

Mengatur Volume Silinder

Fungsi dari piston yang pertama adalah mengatur volume silinder. Bisa dibilang, fungsi ring piston ini yang paling utama dibandingkan lainnya. Layaknya pompa tabung, ketika Anda menarik gagangnya ke atas, maka volumenya menjadi lebih luas. Dengan begitu semakin banyak udara yang masuk ke dalam tabung.

Sebaliknya, saat Anda menekan gagang pompa , maka volume tabung menjadi mengecil. Udara pun keluar secara otomatis. Ini juga yang terjadi pada piston. Cara kerjanya sangat simpel, yaitu naik turun saja.

Ketika piston sedang turun, maka volume silinder menjadi lebih besar. Mesin akan menghisap campuran udara dan bensin ke dalam ruang bakar. Namun saat posisi piston sedang naik, volume silinder mengecil sehingga bisa menaikkan tekanan dan temperatur gas yang sebelumnya ada di ruang bakar. Selain itu juga mendorong gas sisa pembakaran.

Menghisap Udara ke Dalam Silinder

Fungsi lainnya dari piston adalah menghisap material pembakaran dari luar sehingga bisa masuk ke dalam silinder. Ketika piston sedang bergerak dari titik mati atas ke titik mati bawah, otomatis akan terjadi pembesaran volume silinder. Pembesaran ini yang membuat terjadi proses penyedotan material pembakaran berupa udara dan bensin yang sudah terkumpul dalam intake manifold.

Mengompres Material Dalam Silinder

Piston mampu mengompres dan menekan material pembakaran yang sudah terlebih dahulu terhisap sehingga lebih mudah terbakar. Daya pembakarannya juga menjadi lebih besar.

Fungsi ini bekerja ketika adanya langkah kompresi. Cara kerja kompresi adalah piston bergerak dari titik mati bawah ke atas dalam kondisi seluruh katup tertutup.

Kemudian mulai terjadi pengecilan volume, namun dalam silinder terdapat material pembakaran. Inilah yang membuat material dalam silinder terkompres. Proses dan daya hasil pembakaran semakin mudah terjadi berkat fungsi ini.

Mengubah Daya Ekspansi Pembakaran Menjadi Gerakan Energi Mekanik

Piston dapat mengubah energi ekspansi pembakaran menjadi gerakan energi mekanik. Uniknya, fungsi ini bisa Anda lihat secara langsung.

Saat menuju akhir sistem kerja kompresi, busi menyala dan pembakaran pun terjadi. Pembakaran akan menghasilkan ledakan dalam silinder. Hasil ledakan berupa panas, gas sisa pembakaran, dan energi ekspansi.

Energi ekspansi ini yang berguna sebagai daya mesin, namun belum maksimal karena harus diubah ke gaya mekanik. Anda bisa melihat bagaimana piston langsung terdorong dari posisi titik mati atas ke bawah dalam proses ini.

Mendorong Gas Sisa Pembakaran Keluar

Dalam momen piston terdorong dari titik mati bawah ke atas, ada mekanisme engkol yang membelokkan energi dalam komponen ini agar bisa kembali bergerak. Ketika piston bergerak ke titik mati atas maka terjadi pengecilan volume silinder. Katup buang menjadi terbuka sehingga gas sisa pembakaran bisa terdorong keluar.

Related Post :

One thought on “Kenali 5 Fungsi Piston pada Kendaraan Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *